KOMUNITAS PEMERHATI ANAK DESA (KPAD)

CHILD AL HABIB

PENGERTIAN

KPAD Child Alhabib adalah lembaga desa yang merupakan mitra/patner kerja pemerintah desa dalam upaya pemenuhan hak anak, dan kedudukannya sejajar dengan lembaga desa yang lain.

VISI

“Terwujudnya kesadaran masyarakat terhadap pemenuhan hak anak melalui optimalisasi layanan”.

MISI

  1. Meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang hak anak;
  2. Menumbuhkembangkan kreatifitas anak sesuai bakat dan potensi anak;
  3. Mendorong terwujudnya partisipasi anak dalam lingkungan keluarga, masyarakat dan sekolah;
  4. Mewujudkan kemandirian keluarga memahami perilaku hidup sehat;
  5. Menurunkan tindak kekerasan terhadap anak dilingkungan keluarga, masyarakat dan sekolah;
  6. Mendorong pemangku kepentingan untuk pemenuhan pendidikan bagi anak;
  7. Meningkatkan tata kelola dan pelayanan KPAD.

TUJUAN

Misi (1) Meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang hak anak,bertujuan:

  1. Masyarakat menjadi paham tentang UUPA dan KHA.
  2. Masyarakat mengetahui dan memenuhi hak anak.

Misi (2) Mendorong menumbuhkembangkan kreatifitas anak sesuai bakat dan potensi anak, bertujuan:

  1. Anak menjadi aktif dan kreatif.
  2. Anak bisa menyalurkan bakatnya
  3. Meningkatnya wawasan anak.
  4. Anak menjadi percaya diri.

Misi (3) Mendorong terwujudnya partisipasi anak dalam lingkungan keluarga, masyarakat dan sekolah, bertujuan:

  1. Anak dilibatkan dalam pengambilan keputusan.
  2. Anak mempunyai ruang/forum untuk didengar.
  3. Anak berani menyampaikan pendapat.

Misi (4) Mewujudkan kemandirian keluarga memahami perilaku hidup sehat, bertujuan:

  1. Keluarga dan masyarakat memahami pola hidup sehat.

Misi (5) Menurunkan tindak kekerasan terhadap anak dilingkungan keluarga, masyarakat dan sekolah, bertujuan:

  1. Masyarakat sadar akan bahaya tindak kekerasan sehingga angka kekerasan berkurang.
  2. Masyarakat sadar dampak negatif tindak kekerasan.

Misi (6) Mendorong pemangku kepentingan untuk pemenuhan pendidikan bagi anak, bertujuan:

  1. Tersedia kecakapan (live skill)  bagi anak putus sekolah.
  2. Tersedia kejar paket A dan B bagi anak putus sekolah.

Misi (7) Meningkatkan tata kelola dan pelayanan KPAD, bertujuan:

  1. Pengurus dan anggota KPAD paham akan tupoksinya sehingga bisa memaksimalkan kinerjanya.
  2. SDM KPAD meningkat dan lebih percaya diri.

SASARAN

  1. Anak memahami hak dan kewajibanya
  2. Orang Tua Pahan akan hak anak
  3. Kreatifitas anak terakomodir
  4. Kemampuan dan Kreatifitas Anak Meningkat
  5. Pendapat anak mendapat tanggapan dan perhatian publik.
  6. Anak tumbuh dan berkembang secara wajar
  7. Anak terlindungi dari segala tindak kekerasan
  8. Tersedianya sekretariat KPAD.
  9. Terjalin hubungan yang baik antara Pemerintah Desa, masyarakat dengan lembaga KPAD.
  10. Memudahkan pemecahan masalah
  11. Data base tentang anak.
  12. Tersedianya sarana prasarana.
  13. Pelayanan terhadap masyarakat semakin baik.

RENCANA PROGRAM, KEGIATAN, PENDANAAN INDIKATIF

Rencana Program

  1. Perlindungan anak dari tindak kekerasan
  2. Peningkatan kemampuan dan potensi anak
  3. Peningkatan ruang partisipasi anak
  4. Optimalisasi pelayanan KPAD

Kegiatan Indikatif

  1. Perlindungan anak dari tindak kekerasan
  2. Sosialisasi Undang-undang yang berkaitan dengan Perlindungan Anak kepada masyarakat.
  3. Pendampingan anak yang berhadapan dengan hukum.
  4. Penyuluhan Triad KRR
  5. Meng-advokasi Peraturan Desa tentang Perlindungan Anak.
  6. Peningkatan kemampuan dan potensi anak
  7. Pelatihan life skill bagi anak
  8. Pendampingan kelompok anak
  9. Mengadakan event anak
  10. Pengadaan sarana dan prasarana kegiatan anak.
  11. Peningkatan ruang partisipasi anak.
  12. Penguatan Majalah Anak-anak D'star
  13. Pelibatan anak dalam perencanaan pembangunan.                 
  14. Optimalisasi pelayanan KPAD
  15. Penguatan Sumber daya pengurus KPAD
  16. Menyediakan ruang konsultasi dan penyuluhan tentang Perlindungan Anak.
  17. Sosialisasi keberadaan KPAD
  18. Melakukan jejaring dengan stake holders peduli anak.
  19. Pengadaan sarana dan prasarana KPAD


SITUASI ANAK

HAK SIPIL DAN KEMERDEKAAN

Untuk kepemilikan akte kelahiran anak-anak Desa Logandu telah mencapai Hampir  99% anak di Desa Logandu sudah memiliki akte kelahiran.  Tinggal 1 % yang belum memiliki akte kelahiran disebabkan orang tuanya belum mengurus dan ada beberapa persyaratan yang tidak bisa terpenuhi karena keberadaan orang  tuanya. Pandangan umum orang tua terhadap manfaat akta 63 % untuk mendaftar sekolah, 46 % sebagai syarat menikah dan 37 % untuk melamar pekerjaan.

KELUARGA DAN PENGASUHAN ANAK

Berdasarkan data, 94 % Anak di Logandu masih memiliki orang tua yang lengkap namun ada 3 % yang yatim dan 2% sudah piatu. Dari data tersebut hanya 89 % yang tinggal bersama bapak dan ibunya. 4 % tinggal bersama Ibunya, 4 % bersama kakek neneknya dan 2 % tinggal bersama Bapaknya. Penyebab utamanya adalah salah satu orang tuanya merantau/bekerja diluar kota. 

KESEHATAN DAN KESEJAHTERAAN DASAR

Penyakit yang sering diderita anak-anak adalah demam 82 %, pilek  66 % dan batuk 63 %. Dari data yang ada tidak ada penyakit serius yang diderita oleh anak-anak. Masyarakatpun semakin tanggap ketika anaknya menderita sakit. Ini terbukti dari 66 % orang dewasa langsung memeriksakan anaknya ke dokter, 17% berobat ke Puskesmas,  7% ke Bidan 11 % menggunakan obat ringan dan 1% masih menggunakan obat tradisional.

PENDIDIKAN, WAKTU LUANG DAN KEGIATAN BUDAYA

Terkait dengan pendidikan, di Desa Logandu sekitar 94 % anak-anak bersekolah namun ada hal yang mengkhawatirkan dan memerlukan penanganan khusus karena  sebanyak 6 % anak putus sekolah.

Alasan anak putus sekolah dan tidak bersekolah antara lain tidak ada biaya sebanyak 20 %, malas disebabkan berbagai hal baik anak dan orang tuanya 20 %, jarak sekolah yang jauh 20 %. Pandangan masyarakat tentang pentingnya pendidikan cukup baik karena 50 % menyatakan sangat penting dan 50 % menyatakan penting sehingga tidak ada seorangpun yang menyatakan pendidikan itu tidak penting.

PERLINDUNGAN KHUSUS

Secara khusus anak-anak Desa Logandu tidak ada yang yang berkonflik dengan hukum. Namun yang memprihatinkan adalah anak-anak yang bekerja terutama diluar wilayah Kabupaten Kebumen. Jakarta adalah tujuan anak-anak bekerja setelah tamat SLTP dan SD. Kebanyakan dari mereka adalah sebagai Pembantu rumah tangga, pelayan toko, buruh bangunan dan lain-lain. Di Desa Logandu juga masih ada kasus pernikahan dini yang kebanyakan dilakukan oleh perempuan.

Meskipun anak-anak dan orang dewasa telah mengetahui bahaya penggunaan NAPZA namun di Desa Logandu juga masih diketemukan anak-anak yang menggunakan NAPZA. Jenis NAPZA yang mereka gunakan adalah rokok 23% dan minuman keras sekitar 2%.

Terjadinya pengguna rokok diusia anak-anak disamping mereka dapatkan dari teman juga disebabkan adanya kultur budaya (misal: sunatan) yang ketika “arisan” disuguhi rokok.

KEKERASAN TERHADAP ANAK

Masih terjadi kekerasan terhadap anak di Desa Logandu baik kekerasan fisik  seperti dijambak, 6% dicubit dipukul 36% ditendang 13% maupun kekerasan non fisik (psikis) seperti dihina/diejek teman 91%  dimaki, 11%. Pelaku tindak kekerasan kebanyakan oleh temannya.

PENGURUS KPAD

DESA LOGANDU KECAMATAN KARANGGAYAM

No

Nama

L/P

Jabatan

Alamat

Ket

1

2

3

4

5

6

1

SARLAN

L

PELINDUNG

DESA LOGANDU

RT.04/01

 

2

MAMUN

L

KETUA   I

DESA LOGANDU

RT.06/01

 

3

SRI REJEKI W

P

KETUA  II

DESA LOGANDU

RT.04/02

 

4

SARWONO

L

BENDAHARA

DESA LOGANDU

RT.05/02

 

5

SUKINAH

L

SEKRETARIS

DESA LOGANDU

RT.08/01

 

6

SUKATI

P

DIVISI PENDIDIKAN

DESA LOGANDU

RT.06/01

 

7

SARIYAH

P

DIVISI PENDIDIKAN

DESA LOGANDU

RT.01/03

 

8

MARDIADI

L

DIVISI PENDIDIKAN

DESA LOGANDU

RT.04/01

 

9

SUDARNO

L

DIVISI PENANGANAN KORBAN

DESA LOGANDU

RT.05/02

 

10

TRI YULI HARTATI

L

DIVISI PENANGANAN KORBAN

DESA LOGANDU

RT.05/01

 

11

MAHUDIN

P

DIVISI PENANGANAN KORBAN

DESA LOGANDU

RT.01/03

 

12

EDI PURNOMO

L

DIVISI HUMAS

DESA LOGANDU

RT.06/01

 

13

SITI HAYATI

L

DIVISI HUMAS

DESA LOGANDU

RT.01/03

 

Ditulis Oleh :Administrator
Pada : 30 April 2014 17:47:21 WIB

Komentar Artikel Terkait

Post Komentar :


Nama
Alamat Email
Komentar